Sejarah Desa Pangawaren
Sejarah Desa Pangawaren adalah identik dengan kehidupan 3 orang tokoh yaitu: Ki Sabantani, Wirantani dan Sri Tani, pengungsi pada waktu jaman Belanda. Sebagi orang yang patuh dan taat pada ajaran agama Islam beliau juga sangat gigih dalam berkarya dan bekerja. Beliaulah yang pertama membuka hutan dan semak belukar menjadi Grumbul-grumbul untuk pemukiman dan areal pertanian yang cukup luas, meliputi beberapa grumbul di antaranya:
1. Grumbul Pangawaren yang sebelumnya tumbuh pohon Aren dan selanjutnya diberi nama Grumbul / Dusun Pangawaren yang dipimpin oleh Surarana .
2. Grumbul Kawungcarang yang sebelumnya tumbuh pohon Kawung tapi karena semakin tumbuh jarang yang selanjutnya diberi nama Grumbul / Dusun Kawungcarang yang dipimpin oleh seorang bernama Krama Sohada .
3. Grumbul Karangmangun yang sebelumnya ada sebuah karang yang dipandang wangun (indah) sehingga diberi nama Grumbul / Dusun Karangmangun yang dipimpin oleh seorang Bau Mursid .
Berikut nama-nama Kepala sejak tahun 1930 tersebut dibawah ini:
| No | Nama | waktu Kerja |
| 1. | H TAHIR | 1930 – 1945 |
| 2. | RANADIMEJA | 1945 – 1951 |
| 3. | CANDRADIMEJA | 1952 – 1956 |
| 4. | SANUSDI | 1957 – 1960 |
| 5. | UTONG | 1961 – 1966 |
| 6. | Darmo | 1967 – 1971 |
| 7. | MUHAMAD YUNUS | 1982 – 1989 |
| 8. | DASITO HS | 1990 – 1998 |
| 9. | H BAKRI | 1999 – 2006 |
| 10. | Suhud | 2007 – 2012 |
| 11. | EKOWADI HADI WINARTO | 2013 – 2018 |
| 12. | SUHUD | 2019 s/d Sekarang |